MANADO – KABAR BUNAKEN. Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus optimistis pembukaan rute penerbangan langsung dari Incheon (Korea Selatan) ke Manado (Sulawesi Utara) akan membawa dampak besar bagi peningkatan jumlah wisatawan mancanegara, khususnya dari Negeri Ginseng.
“Kerja sama ini diharapkan akan membuka peluang investasi baru dan meningkatkan kunjungan wisatawan Korea ke Sulawesi Utara secara signifikan,” ujar Gubernur Yulius di Manado, Selasa (28/10).
Optimisme itu makin kuat setelah dilakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan maskapai asal Korea Selatan, Eastar Jet, yang menandai babak baru kerja sama konkret antar dua wilayah.
Pariwisata Hijau Jadi Daya Tarik Utama
Gubernur Yulius menegaskan bahwa keunggulan utama Sulut terletak pada pesona alamnya yang masih alami dan berkelanjutan.
“Sulut punya keunggulan wisata yang tidak dimiliki daerah lain. Kita mengusung konsep zero emission tourism — menjual keindahan alami: langit biru, laut biru, dan tanah hijau. Inilah kekuatan pariwisata berkelanjutan yang kita kembangkan,” ungkapnya seperti dikutip Kabar Bunaken dari Antara (29/10/2025).
Dengan konsep ini, Sulut tidak hanya ingin menjadi destinasi wisata populer, tetapi juga ikon pariwisata hijau Indonesia Timur yang sejalan dengan tren global ramah lingkungan.
Diplomasi Udara, Investasi, dan Harapan Baru
Penandatanganan LoI tersebut menjadi simbol komitmen nyata antara Sulut dan Eastar Jet untuk memperkuat konektivitas udara internasional Manado–Incheon. Pemerintah Provinsi berharap langkah ini tidak hanya mendongkrak jumlah wisatawan, tapi juga memicu pertumbuhan investasi di sektor transportasi, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Atmosfer kerja sama kedua pihak semakin terasa saat Gubernur Yulius menjamu delegasi Korea Selatan dalam acara Welcome Dinner Delegasi Korea di Wisma Negara Bumi Beringin, Jumat (27/8) malam.
Acara prestisius tersebut turut dihadiri oleh Deputi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Wakil Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, serta pimpinan delegasi dan pelaku industri penerbangan dari Korea Selatan.
“Jamuan malam ini bukan sekadar diplomasi, tapi langkah berani menuju masa depan pariwisata Sulawesi Utara yang makin mendunia,” tutur Gubernur Yulius penuh semangat.
Gerbang Wisata Asia dari Timur Indonesia
Dengan dibukanya rute Incheon–Manado oleh Eastar Jet, Sulut kini semakin kokoh sebagai gerbang wisata internasional dari Indonesia Timur. Pemerintah daerah menargetkan lonjakan kunjungan wisatawan Korea Selatan yang sebelumnya sempat menurun akibat pandemi.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan menjadi model sukses sinergi lintas negara dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan, yang mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Sulawesi Utara.
“Sulut bukan hanya destinasi, tapi etalase keindahan Indonesia Timur bagi dunia,” tutup Gubernur Yulius (Ant/KB).

