Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapatkan sebanyak 320 penerima kredit usaha rakyat (KUR) dari total 800.000 penerima di seluruh Indonesia. ANTARA.
MANADO, KABAR BUNAKEN — Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapat kabar gembira di penghujung tahun ini. Sebanyak 320 pelaku usaha di Bumi Nyiur Melambai dipastikan bakal menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR), dari total 800 ribu penerima di seluruh Indonesia.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Sulut, Christian Talumepa, di Manado, Selasa (26/10).
“Sebanyak 320 penerima KUR tersebut di-breakdown ke lima perbankan. Mereka inilah yang nantinya menjadi sentra penyaluran KUR bagi calon penerima,” ujar Christian seperti dikutip Kabar Bunaken dari Antara.
Akses Modal, Kunci UMKM Naik Kelas
Pemerintah Provinsi Sulut berharap seluruh penerima KUR bisa memanfaatkan fasilitas ini secara maksimal. Harapannya, tambahan modal dari program ini bisa menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan memperluas peluang usaha baru di berbagai sektor.
“Ketika mendapatkan akses permodalan melalui KUR, harapannya bukan hanya untuk kebutuhan saat ini saja, tapi juga bisa berkembang ke depan,” jelas Christian.
Menurutnya, KUR menjadi jembatan penting bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisa naik kelas. Jika usahanya dinilai berhasil oleh perbankan, maka pemerintah membuka peluang untuk menambah modal usaha di tahap berikutnya.
Serap Tenaga Kerja dan Kurangi Pengangguran
Christian juga optimistis, akses permodalan ini akan berimbas pada penyerapan tenaga kerja di Sulut. “Ketika mendapatkan modal, katakanlah sebesar Rp500 juta, maka saat usahanya jalan tentu butuh tenaga kerja. Misalnya usaha katering makanan, pasti butuh tambahan pegawai,” ungkapnya.
Program KUR ini, lanjut Christian, bukan hanya soal pinjaman, tetapi juga alat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia menilai, semakin banyak UMKM yang berkembang, maka semakin banyak pula lapangan kerja baru tercipta.
“Dengan adanya program ini, orang-orang yang tadinya tidak memiliki pekerjaan bisa mendapatkan pekerjaan. Melalui pekerjaan itu, mereka keluar dari garis kemiskinan,” tegasnya.
Bagian dari Program Nasional 2025
Penyaluran KUR di Sulut tahun ini juga dikaitkan dengan akad massal nasional bagi 800.000 debitur. Acara tersebut sekaligus menjadi momentum peluncuran kredit program perumahan tahun 2025, yang dihadiri sejumlah pejabat pusat dan perwakilan perbankan nasional.
Pemprov Sulut berharap momentum ini bisa memperkuat ekosistem pembiayaan inklusif, terutama di daerah-daerah dengan potensi usaha baru seperti pariwisata bahari, perikanan tangkap, kuliner, dan industri kreatif yang sedang tumbuh di wilayah pesisir seperti Manado dan Bunaken.
KUR di Sulut Singkatnya:
-
🏦 Total penerima: 320 debitur
-
💰 Disalurkan lewat: 5 perbankan nasional
-
🎯 Fokus: UMKM dan penciptaan lapangan kerja
-
🌊 Potensi terbesar: sektor kuliner, pariwisata, dan perikanan
Dengan pertumbuhan pariwisata dan ekonomi pesisir di Sulawesi Utara, dukungan modal seperti KUR menjadi bahan bakar utama untuk menggerakkan usaha-usaha lokal. Jika dikelola dengan baik, bukan hanya ekonomi yang tumbuh—tetapi juga masyarakat yang semakin mandiri dan sejahtera (Wan).

